Data Recovery Harddisk

fig_17

Ketika disaat Harddisk mengalami gangguan atau problem pertama kalinya, Ketika disaat pertama kalinya harddisk problem crash atau bermasalah, Dimana Operating System tidak bisa running atau pada harddisk external Partition atau Data-data tidak bisa diakses sebagaimana biasanya, Pada kondisi tersebut biasanya atau umumnya harddisk belum mengalami problem atau kerusakan yang berarti. Pada kondisi tersebut biasanya harddisk belum mengalami kerusakan parah, Peluang untuk sukses melakukan data recovery pada harddisk bermasalah tersebut masih cukup sangat tinggi.
Namun kesalahan-kesalahan yang umumnya terjadi disaat harddisk mengalami crash pertama kali adalah oleh user harddisk terus dipaksa untuk hard shutdown restart, booting atau dimana pada harddisk external biasanya user terus menerus mencoba untuk pasang dan cabut harddisk external tersebut. Dan juga biasanya kadang kala oleh user pihak yang bukan ahli ditugaskan untuk handling harddisk problem tersebut, Sehingga akibat seringkali dilakukan coba restart booting atau cabut pasang pada harddisk tersebut maka kondisi kerusakan pada harddisk tersebut malah semakin rusak parah.
Kesalahan-kesalahan tersebut umumnya malah menyebabkan akibat yang cukup fatal pada harddisk yang problem tersebut, Dimana akibat harddisk dipaksakan untuk hard shutdown restart booting atau running atau cabut pasang, Kerusakan pada bagian-bagian harddrive tersebut semakin parah, Sehingga malah menyebabkan kerusakan pada fisik harddisk tersebut semakin berat terutama pada bagian mekanis head harddisk tersebut menjadi rusak, Dimana nantinya malah bisa mengakibatkan kerusakan permanen pada bidang platter harddisk sehingga data recovery pada harddisk tersebut akan semakin sulit.
Walau pada setiap harddidk sudah ditanamkan teknologi monitoring harddisk yang dikenal dengan S.M.A.R.T (Self Monitoring, Analysis and Reporting Technology), Namun user kadang mengabaikan warning atau peringatan dini yang diberikan oleh harddisk tersebut disaat harddisk sudah mendeteksi error atau terjadi gejala ketidaknormalan pada harddisk tersebut. Teknologi SMART diterapkan untuk membantu user apabila pada harddisk tersebut terjadi error yang berpotensi terjadi kegagalan fungsi kerja harddisk, Sehingga user dapat segera melakukan backup atas data-data penting yang tersimpan pada harddisk tersebut.

SinergiCOM telah berpengalaman dalam menyelamatkan data ribuan kasus data recovery harddisk, Teamwork SinergiCom bekerja didukung Peralatan dan Tools terkini yang handal, Sehingga dapat memberikan solusi atas masalah data recovery harddisk secara tepat.
SinergiCom dapat menangani data recovery dari semua harddisk dan semua format harddisk dari semua Platform Operating System (Windows, Apple Macintosh, Linux, Unix, VMware, dan Operating System lainnya).
SinergiCom selalu siap menangani recoverdata data-data penting harddisk client, dimana sesegera mungkin client sudah dapat memperoleh kepastian mengenai hasil recoverydata pada harddisknya.
SinergiCom juga memberikan jasa konsultasi, dimana kami akan memberikan solusi atas segala problem anda.

Secara general problem kerusakan pada harddisk terdiri dari dua kategori :

Problem Logical Harddisk,
Pada problem logical harddisk belum mengalami problem kerusakan pada fisik harddisk. Problem Logical termasuk diantaranya data terhapus, terformat, virus attack, lost partition, kerusakan pada firmware harddisk tersebut, harddisk mengalami bad sector, atau akibat kesalahan yang dilakukan oleh user seperti harddisk di reinstall, reformat, delete file folder, delete partition, kerusakan firmware, harddisk failure, atau kasus-kasus rebuilt RAID pada multy harddisk Server NAS SAN. Seringkali terjadi kerusakan harddisk awalnya adalah berupa kerusakan Logical Harddisk, Namun karena user terus menerus untuk mencoba restart booting atau cabut pasang pada harddisk external, Maka malah kemudian menyebabkan kerusakan pada fisik harddisk yang problem tersebut.
Pada problem Logical recovery data dapat sukses dilakukan selama data-data yang tersimpan pada harddisk tersebut belum overwrite atau data-data yang tersimpan pada harddisk tersebut belum ditimpa oleh data-data baru.
Untuk hasil recovery data pada kasus harddisk yang sudah overwrite atau data telah diisi data baru seperti install ulang atau input data baru, recovery data bisa dilakukan namun hasil recovery data tidak akan bisa sempurna 100%.

Problem Fisik Harddisk,
Pada problem fisik harddisk terdapat kerusakan fisik atau harddisk mengalami kegagalan pada fungsi-fungsi mekanis, Seperti akibat Harddisk External / Laptop jatuh yang mengakibatkan kerusakan pada harddisk didalamnya, Harddisk External / Laptop terkena guncangan keras, Harddisk External / Laptop tersiram air, Listrik mati secara tiba-tiba, Tegangan listrik melonjak drastis, Short Electric pada PCB, Bad Sector, atau penyebab problem lainnya yang menyebabkan harddisk mengalami kegagalan pada fisik atau fungsi mekanis.
Pada kasus kerusakan harddisk secara fisik seperti ini untuk melakukan recovery data, Maka pada bagian-bagian mekanis harddisk yang mengalami rusak harus direcondition terlebih dahulu.

Untuk dapat melakukan datarecovery pada harddisk, Baik pada harddisk yang mengalami Problem Logical maupun pada harddisk yang mengalami Problem Fisik perlu didukung Tools recovery data yang lengkap, Serta diperlukan pengalaman pengetahuan yang mendalam mengenai fungsi-fungsi dan cara kerja komponen bagian part harddisk.
Mencoba untuk melakukan recoverydata terutama pada Harddisk NAS SAN Storage Server RAID Array oleh bukan seorang teknisi spesialist datarecovery yang berpengalaman, Malah akan mengakibatkan data-data penting pada harddisk tersebut akan rusak dan bisa mengakibatkan kerusakan permanen pada harddisk yang bermasalah tersebut, Dimana apabila terjadi kerusakan permanen pada bagian platter harddisk maka upaya data recovery selanjutnya akan berakibat gagal total.

Harddisk merupakan bagian komputer yang memiliki peran yang sangat vital dan penting. Didalam harddisk pun terdapat banyak sekali komponen yang memiliki tugas masing-masing. Jika salah satu komponen rusak tentu harddisk sudah tidak bisa lagi untuk diakses.

Head pada harddisk berfungsi sebagai pembaca data dan alat penulis data yang ada pada permukaan piringan platter dan merekam semua informasi, kemudian informasi yang dibaca dikirim ke IC, Selanjutya data-data dikirim ke motherboard harddisk untuk diproses oleh chips procesor. Fungsi Head hardisk juga sebagai alat tulis pada piringan harddisk,
Head ini akan menempel pada sebuah piringan platter dan ujung pangkal head akan menempel pada sebuah platter silinder yang berfungsi sebagai pegangan head ketika merekam data, 

Data Recovery Harddisk
Dalam membeli harddisk pastinya menginginkan harddisk yang tahan lama, bekerja dengan baik maksimal dan tidak mudah rusak. 

Membeli harddisk yang berkualitas baik
Untuk mendapat harddisk yang berkualitas belilah harddisk yang dijual oleh distributor yang resmi walau memiliki harga yang relatif lebih mahal karena disertai dengan garansi service selama beberapa tahun dimana jika dalam waktu masa garansi hard disk tersebut rusak maka user akan mendapatkan harddisk baru sebagai pengganti. Untuk membeli harddisk yang berkualitas pastikan merk harddisk tersebut telah terbukti bagus dan sesuai dengan spesifikasi yang diperlukan sesuai dengan yang direkomendasikan oleh brand perangkat komputer.

Harga harddisk
Saat membeli harddisk sesuaikan dengan budget untuk mendapatkan harddisk dengan kapasitas atau spesifikasi harddisk sesuai yang diinginkan. Harga harddisk berbeda untuk standar harddisk PC ,Notebook, NAS, Server Storage.

Masa garansi harddisk
Membeli harddisk PC internal maupun external yang bergaransi resmi distributor bermanfaat karena jika sewaktu-waktu harddisk mengalami kerusakan bisa menukarnya dengan harddisk baru. 

Kapasitas harddisk
Membeli harddisk sesuai dengan kapasitas yang dibutuhkan, Jangan membeli harddisk dengan kapasitas yang terlalu besar, Karena harddisk semakin kapasitasnya besar maka komponen dan kerja harddisk akan semakin berat dan semakin kompleks sehingga resiko timbulnya kerusakan pada harddisk juga akan semakin tinggi. 

Kecepatan  RPM putaran
Kecepatan RPM pada harddisk menunjukkan angka rotasi per menit yang besar atau tinggi agar akses untuk loading data-data menjadi lebih cepat. Kecepatan harddisk antara 10.000 atau 15.000 rotasi permenit (RPM). RPM tinggi biasanya banyak diminta untuk kebutuhan aplikasi edit grafis, edit video, untuk mendukung kerja processor yang cepat. Semakin tinggi RPM maka semakin cepat pula data-data dapat diakses atau data-data dapat disimpan atau dibaca.

Konektivitas harddisk external
Konektivitas harddisk external sekarang menggunakan port USB 3, Sedang untuk hardisk PC atau hardisk Internal menggunakan port SATA.  Sedang koneksi interface Thunderbolt transfer rate jauh lebih tinggi lagi.

Kecepatan Transfer Data Harddisk
Semakin tinggi angka transfer rate semakin cepat pula harddisk computer memproses write and read data-data yang tersimpan di harddisk.